Minas, Siak – Senin, 22 Desember 2025.Di balik antrean panjang kendaraan di SPBU 14.286.675 yang berlokasi di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, muncul dugaan praktik penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pengamatan di lapangan pada Senin lalu mengindikasikan adanya pengisian BBM melebihi batas kuota barcode, dugaan aktivitas pelangsiran dengan tangki modifikasi, hingga ketegangan antar pengguna jalan yang merasa dirugikan.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, sejumlah kendaraan roda empat terlihat menerima pengisian BBM bersubsidi melebihi ketentuan kuota sistem barcode, yang diketahui maksimal 60 liter per kendaraan. Sementara itu, kendaraan lain harus menunggu dalam antrean panjang, memicu keluhan dari pengguna jalan yang membutuhkan BBM untuk aktivitas operasional harian.
Tak hanya soal kuota, di lokasi yang sama juga terpantau adanya kendaraan yang diduga melakukan praktik pelangsiran BBM, termasuk penggunaan tangki modifikasi. Situasi ini sempat memicu ketegangan, di mana seorang pengemudi kendaraan logistik dilaporkan terlibat perdebatan akibat antrean yang tersendat dan pelayanan yang dinilai tidak adil.
Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai peran pengawasan aparat terkait, baik dari aparat penegak hukum maupun instansi yang berwenang dalam pengawasan distribusi BBM bersubsidi. Publik menanti langkah konkret untuk memastikan aturan dijalankan sebagaimana mestinya.
Sebagai bagian dari pengawasan publik, dokumentasi visual dari lokasi kejadian telah disiapkan guna memperjelas kondisi di lapangan dan mendorong penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait.
Pemberitaan ini disampaikan sebagai bentuk kontrol sosial agar penyaluran BBM bersubsidi benar-benar tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat luas.

Discussion about this post