Mesuji, TARGETJURNALIS.Com – Gerakan Bersama Masyarakat (Gebrak) Gotong Royong yang diselenggarakan oleh Desa Gedung Boga, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji Lampung pada Hari Jumat 18 Juni 2021. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan bersama masyarakat setempat ini diantaranya mulai dari penanaman pohon kayu dan memaparkan batu sekitar lapangan.
Kades Gedung Boga Hj.Yulida Sriwahyuni, Spd, pun terlihat bekerja penuh semangat ketika melakukan gotong royong pemaparan batu serta menanam pohon disekitar Lapangan dan tampak warga juga berantusias bersama untuk bergotong royong demi kemajuan Desanya.
Batu itu berguna untuk merapikan bidang lapangan sekaligus memperkuat agar tidak becek ketika musim hujan dan penanaman pohon itu agar tumbuh menjadi peneduh di tepi lapangan kelaknya, kata Kades Gedung Boga.
Lanjut Kades Gedung Boga, tujuan dari Gebrak Gotong Royong ini, selain sliaturahmi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong di Tengah-tengah masyarakat. “Sebab saya amati sekarang semangat masyaralat sudah mulai memudar maka harus dibangkitkan kembali. Sebab gotong royong ini merupakan salah satu nilai dalam Pancasila oleh karenanya kita juga sama dengan mengamalkan Pancasila,” ulas Yulida Sriwahyuni.
Di sisi yang lain, Gotong Royong juga bermanfaat bagi kebersamaan, peseduluran, persatuan dan kesatuan antar warga masyarakat sehingga tercipta masyarakat bisa guyub rukun. “Dengan gotong royong dalam membangun sesuatu, pekerjaan sulit akan menjadi mudah karena dilakukan bersama-sama,” ujar Yulida.
Salah satu toko masyarakat Gedung Boga yang enggan ditulis namanya, ia mengatakan kalau Kades sini tak ubahnya bagaikan Ibu Kartini. Kalau ibu Kartini beliau pejuang kaum wanita se Indonesia dan pejuang Bangsa. Namun kalau Kades Yulida Sriwahyuni memperjuangkan Desanya agar maju, indah, sejuk dan tentram, ujarnya.
Bagaimana tidak, setiap Jumat pagi warganya dikompakan untuk bergotong royong bangun Desa. Jangankan Gotong Royong, aspirasi warganya selalu didengar dan ditanggapi mas. Yang lebih bijak lagi, kalau setiap ada kesibukan di salah satu Warganya selalu hadir mas, jangankan hal macam itu, terkait Bantuan Langsung Tunai yang menggunakan Dana Desa itupun 3 Bulan sekali digilir penerimanya, bukan hanya Orang-orang itu saja. Mungkin tujuannya agar warga lain dapat merasakan bantuan tersebut dari dampak Covid-19 dan dapat membantu perekonomiannya warga lainnya di Pandemi Covid-19, cerita dari salah satu toko masyarakat Gedung Boga.
(Supartoyo/A.Saputra)




Discussion about this post