• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Oktober 25, 2026
Target Jurnalis
  • BERANDA
  • DAERAH
    • Aceh
    • Sumatera Utara
      • slot gacor
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Bengkulu
    • Jambi
    • Jawa Barat
      • slot gacor
    • Lampung
    • Sumatera Selatan
      • bisawd
    • Jabodetabek
    • Sulawesi
    • Kalimantan
      • slot gacor malam ini
    • NTT
    • Papua
  • HEADLINE
  • POLITIK
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • Aceh
    • Sumatera Utara
      • slot gacor
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Bengkulu
    • Jambi
    • Jawa Barat
      • slot gacor
    • Lampung
    • Sumatera Selatan
      • bisawd
    • Jabodetabek
    • Sulawesi
    • Kalimantan
      • slot gacor malam ini
    • NTT
    • Papua
  • HEADLINE
  • POLITIK
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Target Jurnalis
No Result
View All Result

LCI-RIAU Suarakan Keresahan Kepala Sekolah, Antara Transparansi dan Teror Data Publik

LCI-RIAU Suarakan Keresahan Kepala Sekolah, Antara Transparansi dan Teror Data Publik
274
VIEWS
Share On WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Riau, TARGETJURNALIS.Com – Gelombang keresahan tengah dirasakan sejumlah kepala sekolah di beberapa sekolah baik SD, SMP maupun SMA di Kabupaten Kampar. Mereka datang menemui atau menghubungi via telepon Ketua Umum Lembaga Cakra Indonesia (LCI) RIAU, Sunggul Manalu, menyampaikan uneg-uneg yang selama ini tertahan di dada. Rasa takut dan tekanan moral mulai tumbuh, bukan karena pengawasan dari instansi resmi, melainkan karena maraknya oknum yang mengaku wartawan dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang datang membawa “data publik” dana BOS sebagai alat tekan.

Beberapa kepala sekolah bahkan mengaku didatangi berulang kali, dipertanyakan berbagai hal yang sebenarnya sudah dilaporkan secara resmi kepada instansi pemerintah. Mereka diminta menjelaskan realisasi dana BOS secara mendetail, disertai nada curiga dan ancaman halus bahwa “akan diberitakan” bila tidak memberi keterangan sesuai kehendak pihak yang datang.

Di tengah situasi seperti itu, LCI-RIAU hadir menjadi tempat bernaung, tempat berbagi keresahan, sekaligus ruang untuk mengembalikan nalar publik agar tetap jernih. “Transparansi itu wajib, tapi tidak boleh berubah menjadi teror moral,” ujar Sunggul Manalu yang didamping Tri wahyudi, Sekretaris Umum LCI-RIAU saat menerima kunjungan kepala sekolah di kantor sekretariat LCI-RIAU.

Menurutnya, semangat keterbukaan anggaran yang digalakkan pemerintah bukanlah alat untuk menakut-nakuti, melainkan untuk membangun kepercayaan dan partisipasi publik yang sehat. Karena itu, setiap pihak yang ingin melakukan pengawasan seharusnya menjunjung tinggi adab dan tata etika profesi — bukan menyalakan stigma atau menebar rasa takut.

LCI-RIAU juga menegaskan, kepala sekolah dan tenaga pendidik adalah pelaksana kebijakan yang bekerja di bawah tekanan besar. Mereka memikul tanggung jawab ganda: memastikan pendidikan berjalan, sekaligus mempertanggungjawabkan setiap rupiah anggaran yang digunakan. Maka ketika muncul oknum yang memanfaatkan celah transparansi untuk kepentingan pribadi, hal itu sama saja melukai semangat kebersamaan yang sedang dibangun negara.

“LCI-RIAU tidak menutup mata terhadap pentingnya kontrol sosial. Tapi kami juga tidak akan diam bila kontrol itu berubah bentuk menjadi intimidasi,” ujar Manalu tegas.

Ia menambahkan, sudah seharusnya masyarakat membedakan antara pengawasan yang berdasar niat baik dan tekanan yang berbalut kepentingan tersembunyi. Karena dari cara kita mengawal kebenaran, di situlah ukuran moral sebuah profesi dapat diukur.

Melalui pernyataan ini, LCI-RIAU mengajak semua pihak — terutama para insan pers dan aktivis sosial — untuk kembali ke semangat awal perjuangan: menegakkan kebenaran dengan cara yang beretika. Dunia pendidikan, kata Manalu bukan ladang untuk menebar ketakutan, tetapi taman bagi lahirnya generasi bangsa yang merdeka dalam berpikir dan berkarya. (Team Garda SC)

Previous Post

Memperkuat Sinergi Pelayanan Umat: Dirut Perumda AM Kota Padang Audiensi ke Yayasan Wakaf Ar Risalah

Next Post

Puncak Hari Disabilitas Internasional di Wajo Mengukir Deklarasi Wajo Inklusif, Merayakan Kesetaraan dan Keberdayaan!

Next Post
Puncak Hari Disabilitas Internasional di Wajo Mengukir Deklarasi Wajo Inklusif, Merayakan Kesetaraan dan Keberdayaan!

Puncak Hari Disabilitas Internasional di Wajo Mengukir Deklarasi Wajo Inklusif, Merayakan Kesetaraan dan Keberdayaan!

Pemberian Multivitamin Bagi WBP di Blok Hunian Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai

Pemberian Multivitamin Bagi WBP di Blok Hunian Lapas Narkotika Kelas IIB Rumbai

Discussion about this post

BERITATERPOPULER

  • Pemahaman Islam, Tekstual dan Kontekstual

    Pemahaman Islam, Tekstual dan Kontekstual

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Bentuk Perubahan Sosial Budaya Yang Terjadi di Masa Remaja

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Asli Riau; Wike Julia putri Terbaik Asal Kuansing, Tampil di Live Show Rising STAR Indonesia

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Ir. Syafruddin Tazar, MM “Pengusaha dan Politikus Senior Yang Rendah Hati”

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Terkait Vidio Sur Oknum DPR, Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Polres Muratara

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
Target Jurnalis

© 2017-2021 Target Jurnalis

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • Aceh
    • Sumatera Utara
      • slot gacor
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Bengkulu
    • Jambi
    • Jawa Barat
      • slot gacor
    • Lampung
    • Sumatera Selatan
      • bisawd
    • Jabodetabek
    • Sulawesi
    • Kalimantan
      • slot gacor malam ini
    • NTT
    • Papua
  • HEADLINE
  • POLITIK
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • NASIONAL

© 2017-2021 Target Jurnalis