• Redaksi
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, Juni 9, 2026
Target Jurnalis
  • BERANDA
  • DAERAH
    • Aceh
    • Sumatera Utara
      • slot gacor
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Bengkulu
    • Jambi
    • Jawa Barat
      • slot gacor
    • Lampung
    • Sumatera Selatan
      • bisawd
    • Jabodetabek
    • Sulawesi
    • Kalimantan
      • slot gacor malam ini
    • NTT
    • Papua
  • HEADLINE
  • POLITIK
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • Aceh
    • Sumatera Utara
      • slot gacor
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Bengkulu
    • Jambi
    • Jawa Barat
      • slot gacor
    • Lampung
    • Sumatera Selatan
      • bisawd
    • Jabodetabek
    • Sulawesi
    • Kalimantan
      • slot gacor malam ini
    • NTT
    • Papua
  • HEADLINE
  • POLITIK
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Target Jurnalis
No Result
View All Result

Pengajaran Penuh Hikmah, FPRSB Sumbar Adakan Tadarus Puisi

Pengajaran Penuh Hikmah, FPRSB Sumbar Adakan Tadarus Puisi
305
VIEWS
Share On WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Padang,  TARGETJURNALIS.Com – Tadarus Puisi yang diselenggarakan Forum Perjuangan Rumah Seniman dan budayawan (FPRSB) Sumbar, sebagai pengganti Panggung Ekspresi setiap tanggal 13, dan tasyiah budayawan DR. Yulizal Yunus diakhiri dengan buka bersama di Laga-laga Taman Budaya Sumbar, Kamis sore 13/4 kemaren.

Pada Tadarus Puisi, tampil beberapa master of poetry reading yang malang melintang dari panggung ke panggung di beberapa kota, dan luar negeri seperti, Andria C Thamsin, Zamzami Ismail, Dadang Leona, Fauzul El Nurca, Syarifuddin Arifin, Lismomon Nata, Shafwan Karim Elha, Muslim Noer, Yeyen Kiram. Bahkan koreografer Deslenda dan Filhamzah, serta filmmaker Bambang Art ikut tampil membaca sajak-sajak religius yang terkadang bernada protes karya Taufiq Ismail, Rendra, Gus Mustafa Bisri, Syarifuddin Arifin dan karya sendiri.

Dalam tausyiahnya, Yulizal Yunus mengatakan puisi adalah pengajaran penuh hikmah ke jalan yang lurus, berkata benar. Tidak hanya berkata tapi tidak mengikuti apa yang dikatakan. Maka hasilnya menjadi haram. Semoga karya-karya selanjutnya menciptakan karya agung yang merujuk pada Al Qur’anulkarim, kata Yulizal Yunus yang dosen UIN Imambonjol Padang ini.

Menurutnya, kegiatan tadarus puisi yang benar tentu harus kritis menyelami dan mengeruk makna puisi yang Agung, tidak hanya puisi kamar atau khayalan (rekaan) semata. Mengutip Surat Syu’ara ayat 22 dikatakan ada 4 cara mengapresiasi puisi Agung tersebut, yakni Keimanan penyair, amal saleh, zikir, yakni penyair yang lidahnya banyak menyebut nama Allah Swt dan Sabar, yakni penyair yang mendapat reward, kemenangan setelah menderita kezaliman dan dizalimi.

Sebaliknya Surat Syu’ara ayat 224-226 jelas tidak menyukai puisi rekaan semata dengan ciri nilainya yakni Sesat, penyair yang sesat akan selalu diikuti orang-orabg sesat. Khayalan tak terarah, yang terus menerus mengembara ke berbagai lembah, dan Munafik tidak sesuai kata dengan perbuatan. Selalu mengatakan sesuatu yang tidak bisa ia lakukan.

Itylah sebabnya, tadarus puisi yang banyak diselenggarakan pada bulan suci Ramadan ini, sesungguhnya lebih memilih dan menekankan pada sajak-sajak religius, dan panduan terhadap Puisi Agung yang membawa ke jalan yang benar.

Pada bagian lain, ketua Yayasan Pusat Kajian Budaya Minangkabau, DR. Shawan Karim Elha yang ikut berpartisipasi baca puisi mengatakan kegiatan ini perlu terus menerus dilaksanakan, karena penyair yang menulis dan mengikuti apa yang ia tulis adalah penyair agung, sebagaimana yang disebut Yulizsl Yunus di atas. (if)

Previous Post

Bupati Karo Hadiri Penandatanganan Serah Terima Aset dari Balai Prasana Pemukiman Wilayah Sumatera Utara

Next Post

Tak Menyerah Cari Keadilan, Soegiharto Santoso Berjuang Tanpa Advokat

Next Post
Tak Menyerah Cari Keadilan, Soegiharto Santoso Berjuang Tanpa Advokat

Tak Menyerah Cari Keadilan, Soegiharto Santoso Berjuang Tanpa Advokat

Babinsa Koramil 431-02/Mentok Komsos di Desa Binaan bersama Bhabinkamtibmas

Babinsa Koramil 431-02/Mentok Komsos di Desa Binaan bersama Bhabinkamtibmas

Discussion about this post

BERITATERPOPULER

  • Pemahaman Islam, Tekstual dan Kontekstual

    Pemahaman Islam, Tekstual dan Kontekstual

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Bentuk Perubahan Sosial Budaya Yang Terjadi di Masa Remaja

    26 shares
    Share 10 Tweet 7
  • Asli Riau; Wike Julia putri Terbaik Asal Kuansing, Tampil di Live Show Rising STAR Indonesia

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Ir. Syafruddin Tazar, MM “Pengusaha dan Politikus Senior Yang Rendah Hati”

    10 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Terkait Vidio Sur Oknum DPR, Mahasiswa dan Masyarakat Demo di Polres Muratara

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
Target Jurnalis

© 2017-2021 Target Jurnalis

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Visi Misi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • DAERAH
    • Aceh
    • Sumatera Utara
      • slot gacor
    • Sumatera Barat
    • Riau
    • Kepulauan Riau
    • Bengkulu
    • Jambi
    • Jawa Barat
      • slot gacor
    • Lampung
    • Sumatera Selatan
      • bisawd
    • Jabodetabek
    • Sulawesi
    • Kalimantan
      • slot gacor malam ini
    • NTT
    • Papua
  • HEADLINE
  • POLITIK
  • ARTIKEL
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • INVESTIGASI
  • PERISTIWA
  • OPINI
  • NASIONAL

© 2017-2021 Target Jurnalis

Rk77 APK

Watitoto

Slot maxwin

Slot toto

Latoto

Slot thailand

https://febm.umrah.ac.id/unik-kegiatan-mahasiswa-ukm/ https://siladikti.kopertis7.go.id/ https://cvpulsa.id/tutorial https://brida.sultengprov.go.id/ https://ppid.umrah.ac.id/ https://ppid.bpkad.jatengprov.go.id/